" Three words I can sum up everything I've learned about life: it goes on. " Robert Frost

Sunday, October 6, 2013

Terima Kasih Untuk Enam Yang Ini (3)

Aku tidak perlu meminta
Apalagi sempat berharap
Kamu disana menjadi orang yang seolah mengerti apa yang harus dilakukan
dan seketika senyum itu akan merekah dari setiap hal terkecil yang kamu cipta

Ini yang pertama namun terlalu besar untuk direngkuh dalam satu kenangan
Kamu tidak hanya mencipta bahagia yang menyesaki setiap rongga dada
Namun mencipta kenangan yang akan terus hidup di sana sebagai yang terlalu indah

Bukan sekadar ucapan dalam rangkaian kata yang berlebihan
Sebuah tindakan yang terlampau besar untuk sebuah enam yang terlalui setiap tahunnya
Sebuah cerita yang terlewat meledak dalam rasa yang membuncah
Sebuah kenangan yang akan menempati setiap celah di pikiran

Terima kasih untuk ucapan yang terlalu manis, untuk kehadiran yang melengkapi senyuman, untuk pelukan yang terlampau hangat, untuk kesediaan atas usaha yang tidak sedikit, untuk kerepotan yang harus terlalui, untuk kenangan yang terlewat indah, untuk kebahagiaan yang memuncak, untuk menjadi bagian dalam hari itu, untuk semuanya Emir Yanwardhana...





Terima Kasih Untuk Enam Yang Ini (2)

Ini bukan enam yang pertama
Ini telah terulang untuk ke dua puluh dua kalinya
Menjadi bagian dari keluarga ini melengkapi setiap jejak yang terekam oleh hari

Seberat apapun langkah ini
Sesulit apapun keadaan yang sedang memeluk
Akan terus terselip sebuah percaya bahwa tidak ada yang pernah tertinggal dibelakang

Kita akan selalu seperti ini
Saling melengkapi dan menjaga
Melindungi punggung yang satu dengan yang lain

Terimakasih untuk enam yang kesekian ini, terima kasih untuk setiap kasih sayang yang tidak pernah berhenti, untuk setiap detik terucap syukur berada dalam pelukan kalian, untuk merasakan betapa beruntungnya menjadi nami, terima kasih Pa, Ma, Gon, Biel, Put :)








Terimakasih Untuk Enam Yang Ini (1)

Tanggal itu akan tetap menjadi goresan angka jika tidak tersemat rasa yang begitu mendalam
Memberi kisah lain yang pantas dikenang
Dibiarkan hidup meski waktu terus mengajaknya melangkah

Enam..
Akan terus berbaris menjadi yang terdepan
Akan terus berdiri sebagai yang terbaik
Dan kali ini semakin indah tak tergoyahkan karena setitik cerita yang kalian cipta

Terima kasih untuk waktunya, untuk tawa yang terurai, untuk waktu yang disempatkan, untuk kehadiran yang begitu berarti, untuk peluk hangat yang merindukan, untuk merasakan kebahagiaan itu..






Wednesday, September 25, 2013

Utak Atik Persepsi

Naluri mungkin namanya atau ketertarikan yang dulu pernah tumbuh subur namun karena acapkali absen dirawat dan diberi air setiap harinya maka perlahan itu mati perlahan. Namun satu fakta siang ini mampu menggelitik itu. Belum pantas dituliskan karena memang sedang diperam hingga matang sebelum menjadi mentahan pahit yang dicaci banyak pihak.

Melihat dalam, mencari teman diskusi yang terbuka dan cukup keras untuk melawan kebatuan isi batok kepala yang masih tinggi egoismenya ini, bukan yang provokatif, maka dari itu tulisan yang nantinya mungkin terpampang di blog ini suatu hari di masa datang itu pasti hasil godokan yang lama, bukan sekadar ucapan kata dari pikiran yang terlintas.

Sudah, jangan terlalu serius, cuma lagi banyak aja yang pengen diutak-atik hehehe.

Monday, September 16, 2013

Tanpa Judul

Jangan mendongak kala waktu belum siap untuk kau tantang

Pernah berfikir untuk melompat jauh lebih dari kemampuan? Ibaratnya lagi ada di daratan yang terpisah namun kekeuh menyebrang, ngelupain ada jurang lebar yang siap terbuka lebar menerima limpahan jasad yang masih hangat.

Aku memilih melupakan angan untuk bertemu asa yang membara daripada membiarkan jasad teronggok kaku tak lagi berdetak.

Langkah ini membaui mimpi yang masih kerap terbawa angin, menghampiri penciuman hanya untuk sekadar mengingatkan bahwa ada luka di masa mendatang yang sedang dirajut langkah saat ini

Diam membawaku kembali pada semangat membara di hari lalu, menyelipkan asa baru di masa mendatang yang sedang ku kagumi dari pijakan ku detik ini

Melangkah tidak pernah mudah namun tidak menjadikanku terdiam dan memilih menyerah

Karena yang terbaik akan selalu menghampiri kini juga nanti.

Tidak ada yang terpuruk jika belum pernah merasakan suka sebelumnya, tidak ada suka cita yang menghampiri jika belum pernah terseret duka

Thursday, September 12, 2013

Don't Mess With Other's Past

" Don't mess with other's past! "

Satu kata yang langsung muncul, nggak direncanakan, tapi keluar dan tersusun rapi di kepala, meluncur manis seolah memohon untuk dituliskan dengan segera. Karena apa dan apa alasannya, tidak perlu menjadi pertanyaan bagi semua orang hanya gue butuh media untuk menjadikannya satu tulisan yang mungkin sebagai bahan tukar pikiran buat yang pernah merasakan hal yang sama atau buat ya dibaca dan nambah-nambah bacaan aja.

Seperti tulisan gue sebelumnya, ini bakal nyambung dikit kali ya. Bahwa semua orang punya kisahnya masing-masing dan jalan dia hari ini belum tentu sama dengan apa yang pernah dilaluinya di hari lalu. Lo bisa apa buat ngubahnya? Nggak ada. Lo bisa minta buat dihapus? Nope. 

Yang udah terlalui akan selalu ada di sana mau gimana juga lo berusaha mengenyahkan keberadaannya. Nggak cuma orang lain, diri lo sendiri juga pasti punya kisah yang gak bisa dihapus sama siapa juga. Mau coba digak-adain juga nggak bakal bisa, sama kaya prinsip komunikasi "Apa yang udah terkomunikasikan nggak bakal bisa ditarik lagi mau gimana juga feedbacknya". Hidup juga gitu, "Lo nggak bakal bisa milih mau punya kisah di masa lalu yang kaya apa, mau gimana juga efeknya sekarang ini"

Karena kata-kata pertama gue ditulisan ini yang selalu gue jadiin pegangan. Karena teori-teori yang gue buat sendiri yang udah gue sebutin diatas maka kata-kata pertama tadi harus tetap ada dan gue inget. 

Karena kalau lo nyoba selangkah lebih dalam ngeliat masa lalu seseorang, lo nggak hanya harus siap dengan kenyataan apa yang pernah dia lalui tapi lo harus lebih dulu yakin sesiap apa lo nerima dan ngeliat itu semua. Sesederhana, jangan pernah nyoba sesuatu yang lo aja belom yakin bisa lo jalanin. Masa lalu seseorang bukan untuk diutak-atik, banyak hal didalamnya yang nggak akan pernah jadi bagian untuk lo nikmatin apalagi lo usik.

Mungkin kata-kata diatas sesederhana "Mind your own business" atau "Living your life to the fullest" :)

Wednesday, September 11, 2013

Selamat Ulang Tahun Nainggolan Kecil !

Bocah ini yang paling kecil di rumah. Boleh aja umurnya yang paling muda, tinggi badannya yang paling seadanya. Tapi porsi makan sama tingkah lakunya yang paling bisa buat papa geleng-geleng. Karena selalu ngerasa jadi yang paling kecil di rumah, dia selalu memposisikan dirinya sebagai adik kecil yang harus selalu disayang. Tapi untungnya, semua orang di rumah juga selalu nggak bisa nolak kalau dia lagi banyak maunya.


Kerjaannya? Foto-foto diri sendiri. Narsisnya tingkat dewa. Bawelnya nggak ketolongan. Tapi dari semua itu dia juga yang paling baik hati kalau disuruh-suruh. Jarang nolak dan sering banget dimintain tolong sama serumah.

Semangatnya buat jalan-jalan atau main-main apalagi sama temennya, 200x lipat lebih gede dari semangatnya buat belajar dan ke sekolah. Kalau ngerjain PR bahasa inggris dia malesnya ampun-ampunan buat mikir. Tapi kalau nyanyi buset berasa yang paling hafal dan anehnya dia bisa lancar aja ngomong inggris. Kayanya kalau nyanyi dia beda kepribadian deh.



Dulu, sih takut banget ditinggal dirumah sendiri, eh sekarang tidurnya sendiri karena kakaknya udah pindah ke Semarang. Hahahahhaa. 

Anyway, she's getting older. Waktu berjalan, dia juga nambah dewasa. Mestinya dan pengennya gue sebagai kakak, dia jadi makin tau tanggung jawabnya. Makin ngerti harus gimana dan ngapain. Main-main boleh tapi harus tau batasnya. Nggak labil lebay lagi. Semua lah, pastinya semua jadi lebih baik daripada kemarin-kemarin.



Satu yang pasti, dia harus tau ada 5 orang Nainggolan lain yang sayang setengah mati sama dia. Yang pengen dia selalu dapat yang terbaik di hari-harinya, yang siap nemenin dia dalam keadaan kaya apapun.



Happy 15th b'day my dearest Nazhirah Tammy Putri. Be happy and be good wherever and whenever! Much Love!!! :*

PS : maaf ya telat sehari nulisnya hehehe.